Selasa, 01 September 2015

hasil kali beberapa isometri



Hasil kali beberapa isometri

A.    Refleksi Geser
Definisi :
Misalkan s suatu garis dan AB suatu garis berarah dengan AB // s. Suatu refleksi  geser G adalah pemetaan yang memenuhi g = MsSAB.
            Dari definisi tersebut dapat dikatakan bahwa suatu refleksi geser adalah suatu geseran yang bukan I yang dilanjutkan oleh suatu refleksi terhadap garis yang sejajar dengan arah geseran. Berkenaan dengan sifat transformasi geseran dan pencerminan yang merupakan isometri, maka G adalah suatu isometric. Selanjutnya garis s tersebut juga sumbu bagi refleksi geser itu.
            Teorema berikut memperlihatkan bahwa urutan dalam refleksi dapat dibalik.

Teorema:
Misal s garis dan AB garis berarah.
Jika s//AB, maka MsSAB = SABMs.

Misalkan r dan t dua garis yang tegak lurus s sedemikian sehingga (r,t) = 1/2  |AB|.
Misal = (r,s) dan Q = (t,s)

Diperoleh
MsSAB  = Mg HQ Hp
            = Mg (MgMt) (MrMs)
            = (MgMs) (MrMr) Mg
                = I SABMs
Jadi terbukti G = MsSAB = SABMs

Teorema :
Suatu refleksi geser tidak mempunyai titik tetap.
Satu-satunya garis tetap adalah sumbunya sendiri.

(Bukti sebagai Latihan)

Teorema :
Misal t suatu garis dan CD suatu garis berarah sedemikian sehingga CD tidak tegak lurus t. terdapat suatu refleksi geser G sedemikian sehingga G = SCDMt
Bukti :
Misal titik E sedemikian sehingga CE tegak lurus t dan ED // t.
Diperoleh |CD|= |CE|+|ED|.

Misalkan p suatu garis dengan p // t dan jarak (p,t) = ½ |CE|
Maka :
SCDMt = SEDSCE Mt
            = SED (Mp Mt) Mt
            = SED Mp (Mt Mt)
            = SED Mp I
            = SED Mp = G ( = suatu refleksi geser karena p // ED )
Jadi terbukti jika t suatu garis dan CD suatu garis berarah sedemikian sehingga CD tidak tegak lurus t. Terdapat suatu refleksi geser G sedemikian sehingga G = SCDMt
Atau dapat dikatakan bahwa untuk CD yang tidak yang tidak tegak lurus t, hasil kali suatu pencerminan terhadap t dan geseran dengan vector Cd sehingga selalu berupa suatu refleksi geser.

Teorema :
Missal s suatu garis dan A titik diluar s. Misalkan diketahui suatu sudut dengan besar . Terdapat suatu refleksi geser G1 dan G2 sedemikian sehingga G1 = MsRA. dan G2 = RA.Ms.

(dengan kata lain teorema ini, mengatakan bahwa suatu putaran terhadap A dan diikuti oleh suatu refleksi terhadap garis s atau sebaliknya merupakan suatu refleksi geser).

Misalkan r garis yang melalui A dan r // s.
Misalkan t garis yang melalui A dengan m (<(t,r)) = ½
Diperoleh Ms RA,        = Ms (Mr Mt)
= (Ms Mr) Mt
= SCD Mt
= G1
Terbukti :
Untuk membuktikan RA,  Ms = G2 daoar dibuktikan dengan cara yang analog dengan bukti diatas.
Perhatikan :
Untuk titik A yang terletak pada garis s, dapat ditarik garis t melalui A dengan m(<(s,t)) = ½ . Sehingga :
Ms RA,               = Ms (Ms Mt)
                        = (Ms Ms)Mt
                        = I Mt
                        = Mt
(suatu refleksi terhadap t)

Teorema :
Misalkan s suatu garis, P titik yang tidak terletak pada s. Misal r garis yang melalui P tegak lurus s. Maka berlaku :
a.      HpMs merupakan suatu refleksi geser yang sama dengan MrSAB
b.      MsHp merupakakn suatu refleksi geser yang sama dengan SCDMr

Bukti :
Missal t adalah garis yang melalui P dengan t // s dan r garis yang melalui P dengan r tegak lurus s.
Missal AB garis berarah dengan AB//r, |AB|= 2 kali jarak (s,t) dan CD garis berarah dengan CD//r, |CD| = 2 kali jarak (t,s).
Sehinggan HP Ms        = (Mr Mt) Ms
                                    = Mr (Mt Ms)
                                    = Mr SAB
Kemudian Ms HP        = Ms ( Mt Mr )
                                    = (Ms Mt) Mr
                                    = SCD Mr
Teorema :
Suatu refleksi geser G = Ms SCD selalu dapat dinyatakan sebagai hasil kali HbMa atau MbHA dengan a tegak lurus s dan b tegak lurus s serta A = (a,s) dan B = (b,s), (a,b) = ½ |CD|


Bukti:
Dari yang diketahui s // Cd, dan a s, b // a dengan (a,b(= ½ |CD|,maka G= Ms SCD    = Ms ( Mb Ma )
                        = (Ms Mb ) Ma
= HB Ma
Kemudian karena berlaku MsMb = MbMs maka
G= (Ms Mb) Ma
= (Mb Ms) Ma
= Mb (Ms Ma)
= Mb HA
Jadi terbukti suatu refleksi geser G = Mg SCD selalu dapat dinyatakan sebagai hasil kali HBMa atau MbHA dengan a tegak lurus s dan tegak lurus s serta A = (a,s) dan B = (b,s) , (a,b) = ½ |CD|.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar